Penerapan ProKes - Protokol Kesehatan New Normal

Penerpan Protokol Kesehatan
Penerapan Protokol Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat

Memosaqee - (02/11) Apa sih tujuan dari Penerapan Protkol Kesehatan di Era New Normal kali ini? Atau Ingin mengetahui bagaimana Penerapan Protokol Kesehatan New Normal kita saat ini?

Saya masih heran dengan sikap dari masyarakat yang mengabaikan Protokol Kesehatan di era new normal kali ini, tanpa masker, duduk berkerumun, berbicara dengan keras dan sampai sampai tidak memperhatikan kesehatan lingkungan.

Apakah New Normal sama dengan Hidup Normal di masa lalu sebelum Wabah Covid-19 ini?

Ya Jelas tidak sama.

Anda, jangan beranggapan walau angka penularan sudah menurun, namun anda harus tetap menjaga diri anda dari kemungkinan tercemar oleh Virus berbahaya dan yang sangat cepat menyebar ke tubuh manusia ini.

Apabila kita flashback terkait surat edaran protokol pencegahan penularan virus corona Covid-19 di area publik dari Menkes, yakni Surat edaran dengan nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 itu tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik) dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha.

Surat edaan tersebut bukan semata-mata dibuat tak ada atinya, ya jelas ada artinya dan harus dipatuhi sebagai bentuk kepedulian dari kementrian kesehatan akan bahaya virus covid-19 ini, dan juga sebagai wujud bagaimana mempertahankan kehidupan dan interaksi ditengah wabah virus ini.

Isi dari surat edara tersebut adalah tentang Protokol pencegahan penularan Covid-19 itu berlaku bagi pengelola tempat kerja, pelaku usaha, pekerja, pelanggan/konsumen/customer dan masyarakat yang terlibat pada sektor jasa dan perdagangan (area publik).

Ini artinya bahawa akan ada gaya baru dalam berinteraksi dengan setiap orang dalam menjalankan kehidupan. Gaya baru yang dimaksud tidak lain adalah penerapan Protokol Kesehatan disaat New Normal. Apa saja yang perlu diperhatikan?

Perlu diperhatikan, penerapan bagi pengurus atau pengelola tempat kerja atau pelaku usaha pada sektor jasa dan perdagangan harus melakukan :

A. Disinfektasi Berkala, dilakukan sesui prosedur cara disinfektasi. Apabila layanan publik yang memiliki kepadatan yang begitu tinggi, maka lakukan disinfektasi setiap 3-4 jam.

B. Tempat Cuci Tangan Bersih dan terbuka, selalu perhatikan kebersihan tempat cuci tangan agar pengguna/ pelanggan/ konsumen dapat dengan nyaman mencuci tangan sebelum berinteraksi.

C. Pastikan pekerja memahami perlindungan diri dari penularan COVID-19 dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

D. Melakukan pengecekan suhu badan tanpa terkecuali kepada seluruh pekerja/ karyawan sebelum mulai bekerja dan konsumen/pelaku usaha di pintu masuk kantor atau pelayanan publik. Jika ditemukan pekerja/ karyawan bersuhu >37,50 C dalam 2 kali pemeriksaan dengan inteval 5 menit, tidak diperkenankan masuk dan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, disarankan untuk berdiam diri di rumah terlebih dahulu.

E. Mewajibkan Secara Ketat bagi pekerja dan pengunjung/ kustomer menggunakan masker.

F. Menyediakan media informasi yang dapat dilihat dengan mudah untuk mengingatkan pekerja, pelaku usaha, pelanggan/konsumen dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan jarak fisik/ social distanding dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau gunakan handsanitizer serta kedisplinan menggunakan masker.

G. Penerapan secara disiplin pembatasan jarak fisik minimal 1 meter, sesuai anjuran Kementrian kesehatan:

  • Tanda khusus/ Symbol yang ditempatkan di lantai, dinding, lift, dan area padat lain sebagai pembatas jarak antar pekerja/ customer satu dan yang lainnya.
  • Proporsional jumlah Karyawan/ Pekerja, antara yang WFO dan WFH.
  • Mengatur ulang meja kerja, tempat duduk dengan jarak yang lebih jauh dari seperti yang biasa.

H. Meminimalisir kontak antara Customer dan Karyawan:

  1. Dianjurkan untuk menggunakan pembatas/partisi Transfaran di lokasi kasir, customer service dan lain-lain, bisa disesuaikan dengan brand image persahaan Anda.
  2. Merekomendasikan penggunaan metode pembayaran non tunai, bisa dengan Scann QR Code, EDC, Transfer Bank dan lainnya dengan metode Non Tunai/ Non Cash.

I. Hindari terjadinya kerumunan antar pelanggan, dapat dilakukan dengan cara:

  1. Pembatasan jumlah pelaku usaha/pelanggan yang dapat masuk ke tempat usaha Anda, tujuannya menghindari kerumunan atau kepadatan pengunjung.
  2. Disipln antrian di pintu masuk dan menjaga jarak aman satu dan lainnya, minimal 1 meter.
  3. Terdapat Tanda/ Symbol jarak di lantai untuk memfasilitasi kepatuhan menjaga jarak fisik.
  4. Menyediakan Layanan Secara Online melalui Aplikasi atau Chat Khusus antara Customer dan Pelanan/ Customer Service. Lebh baik lagi layanan khusus pesan antar atau pun bisa juga dengan layanan Take away bagi pelaku usaha makanan.
  5. Memperhatikan jam layanan dan meneapkannya sesuai instruk dari Pemerintah saat ini untuk pencegahan penyebaran Virus berbahaya. Mengenai Jam layanan, Menetapkan jam layanan sesuai dengan kebijakan Pemerintah saat ini telah ditegaskan dalam undang - undang, serta bagi pekerja yang harus dilakukan adalah:

  • Memastikan Kondisi Badan Anda/ Karyawan Anda dalam keadaan Sehat,
  • Menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer.
  • Disiplin diri, jangan terlalu sering atau upayakan untuk tidak menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.
  • Disiplin dalam melakukan physical distancing minimal 1 meter saat berhadapan dengan customer satu dan lainnya juga tentunya dengan rekan kerja kita yang lain yah.
  • Disarankan untuk menggunakan pakaian khusus kerja dan mengganti pakaian secara teratur saat selesai bekerja.
  • Selalu gunakan masker saat berangkat dan atau saat pulang dari tempat kerja serta selama berada di tempat kerja.
  • Jadikan Rutinitas setelah pulang kerja segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga di rumah terutama anak anda yah. Bersihkan juga handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan desinfektan.

3. Bagi Konsumen/Pelanggan

  1. Wajib menggunakan masker selama berada di area publik, 
  2. Wajib Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.
  3. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.
  4. Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter dengan orang lain yang berada di seiktar Anda.

Tidak ada satu pun aturan yang merugikan Anda, jadi, patuhilah anjuran yang diberikan kepada anda semua sebagai customer atau para pelaku usaha. Tetap jaga kondisi kesehatan anda semua yah.

0 Response to "Penerapan ProKes - Protokol Kesehatan New Normal"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.