Mengenal Pengertian New Normal dan Bagaimana Cara Penerapannya

New Normal ditengah Pandemi

New normal atau adaptasi kebiasaan baru merupakan perubahan pola perilaku atau kebiasaan lama pada kebiasaan baru dengan tujuan untuk mengurangi dampak negatif dari situasi pandemi dan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan maupun aspek ekonomi.

Untuk menjalankan skenario new normal dengan baik dan maksimal, pemerintah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak terkait seperti tokoh masyarakat, para ahli dan pakar untuk merumuskan konsep new normal dengan protokol yang efektif agar masyarkat dapat beraktivitas normal namun tetap terjaga dan aman dari ancaman Covid-19.

Satgas Covid-19 sendiri telah bekerja sama dan berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga lainnya untuk ikut andil dalam penerapan protokol new normal di berbagai bidang seperti bidang pendidikan, keagamaan, industri dan transportasi. Agar semua sendi kehidupan bisa terjamah oleh protokol new normal yang bertujuan mempercepat penanganan Covid-19.

Adapun hal-hal mendasar terkait new normal atau keadaan normal baru ini adalah melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, dan menjaga kesehatan serta imunitas tubuh agar terhindar dari virus korona yang mudah menular.

Era new normal juga memungkinkan masyarakat untuk tetap produktif dan dapat beraktivitas normal untuk menggerakkan roda-roda perekonomian, namun tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjadikannya sebagai sebuah kewajiban yang harus dipatuhi untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Menimbang keadaan krisis seperti sekarang dalam ranah sosial pastinya masyarakat akan mengalami sebuah kenormalan baru atau new normal sehingga harus mampu beradaptasi dengan beraktivitas dan bekerja dengan beberapa pengaturan-pengaturan seperti mengurangi kontak fisik dengan orang lain dan menghindari kerumunan, bekerja, dan bersekolah dari rumah, Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru ketika pandemi yang kemudian akan dibawa terus ke depannya sampai ditemukannya vaksin untuk Covid-19 ini.

World Health Organization (WHO) menetapkan beberapa indikator untuk dapat dipatuhi oleh semua negara di dunia pada masa pandemi ini untuk pelaksanaan new normal, suatu upaya untuk dapat hidup berdampingan dengan Covid-19 sampai ditemukannya vaksin.

Berikut beberapa indikator yang ditetapkan oleh WHO.

Pertama. Tidak menambah penularan atau memperluas penularan atau semaksimalnya mengurangi penularan. Kebijakan pemerintah untuk menangani ini adalah dengan ditetapkannya kewajiban untuk mematuhi protokol kesehatan dengan cara melindungi area wajah yang menjadi reseptor penularan dan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Kedua. Menggunakan indikator sistem kesehatan yakni seberapa tinggi adaptasi dan kapasitas dari sistem kesehatan bisa merespons untuk pelayanan COVID-19. Pengadaan fasilitas kesehatan untuk menunjang kepentingan peersoalan Covid-19 seperti tempat tidur pasien, APD bagi tenaga medis, dan kapasitas rumah sakit yang memenuhi juga harus benar-benar diperhatikan. Menteri PPN mengimbau bahwa Kapasitas pelayanan kesehatan yang disediakan harusnya 60% dari total kapasitas kesehatan, misalnya, kalau sebuah rumah sakit punya 100 tempat tidur, maka maksimum 60 tempat tidur itu untuk Covid-19.

Ketiga. Surveilans yakni cara menguji seseorang atau sekelompok kerumunan apakah dia berpotensi memiliki COVID-19 atau tidak sehingga dilakukan tes masif. Upaya pengetasan harus dilakukan secara masif dan cepat agar persebaran virus dapat dengan cepat terdeteksi untuk kemudian dilakukan penanganan lebih lanjut sebelum virus tersebut tersebar ke lebih banyak orang lagi. Sebagaimana arahan yang diberikan oleh predien RI Joko Widodo yang mengatakan bahwa semua itu harus melakukan tes masif secara cepat dan dengan jumlah yang masif.

 

 

 

 

0 Response to "Mengenal Pengertian New Normal dan Bagaimana Cara Penerapannya"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.