Usus Buntu Tidak Harus Selalu Berakhir Operasi


Usus Buntu Tidak Harus Selalu Berakhir Operasi
Ilustrasi Sakit di Bagian Perut Akibat Usus Buntu
Memo Sehat Saqee - Usus buntu atau bahasa medisnya Apendistis, merupakan sebuah penyakit yang dipicu oleh adanya peradangan usus buntu kemudian mengalami luka.

Jika telah seperti itu usus buntu akan mengakibatkan sakit pada bagian perut dengan waktu yang lama sehingga mengakibatkan si penderita lemah mengahruskanya terbaring di atas ranjang kamar perawatan di rumah sakit.
Baca Juga :
▪ Pola Hidup yang Wajib Dicoba
▪ Makanan Kalsium Tinggi Membantu Pertumbuhan
▪ Mulai Lakukan "Healty Eating" saat di Rumah Saja
▪ Jarang diketahui Khasiat dari Kebiasaan Ini
▪ Sering Dikonsumsi namun Tidak Tahu Manfaatnya
▪ Jangan Asal Gaya, ketahui dulu ini baru boleh Gaya
Pada umumnya, penyakit usus buntu diatasi dengan
jalan operasi. Dan hal ini sangat tidak diinginkan oleh siapapun.

Sebelumnya apabila anda belum mengenal usu buntu, saya akan memberikan informasi mengenai usu buntu ini, mari kita bahas satu persatu mengenai gejala usus buntu, penyebab usus buntu, dan cara mencegah usus buntu.

Berikut ini akan djelaskan dalam memo sehat saqee ini dalam setiap subtopik dari penyakit usus buntu agar Anda bisa melakukan berbagai tindakan pencegahan setelah mengetahui apa saja penyebab usus buntu. muulai dari,
Alangkah baiknya sebelum terlambat, anda harus sesegera mungkin mengenali gejala awal penyakit usus buntu yang acap kali di rasakan oleh seseorang yang mungkin akan terserang penyakit usus buntu, gejala yang timbul biasanya seperti :
  • Sakit di bagian perut lebih tepatnya di bagian pusar
    • Lama Health Me Up menyebutkan gejala paling umum yang dirasakan oleh penderita adalah terasa sakit di bagian pusar (bukan sakit perut) sehingga membuat tubuh dalam kondisi tidak nyaman akibat rasa sakit itu. Tanpa disadari rasa sakit ini akan menjalar ke bagian perut bawah secara perlahan.
  • Rasa sakit yang semakin memburuk dan parah
    • Biasanya awalnya hanya terasa sakit biasa, namun lama kelamaan akan terasa semakin parah sakitnya. Di saat seperti ini si penderita akan kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas karena rasa sakit yang sangat parah pada bagian perut.
  • Demam dengan panas tinggi ( suhu tubuh naik )
    • Adanya peradangan dalam tubuh pastinya akan berujung demam. Seprti yang tadi dijelaksn di atas bahwa penyakit usus buntut itu terjadi akibat adanya peradangan dalam usus buntu. Adanya peradagangan inilah yang menyebabkan demam dengan suhu badan menjadi tinggi. Alangkah baiknya segera cek apabila anda merasakan demam, karena demam ini harus segera diketahui penyebabnya, jangan sampai penyebab demam yang disebabkan usus buntu ini menjadi terlambat sehinggan anda harus merasakan kesakitan yang sangat luar biasa.
  • Disertai Mual dan muntah
    • Suhu badan tinggi akibat demam yang dipengaruhi oleh adanya peradangan dalam usus buntu ini bisa saja akan membuat anda menjadi mual dan muntah - muntah. Apabila hal ini terus berlangsung lebih dari 12 jam atau bahkan sudah berhari hari maka segera hubungi dokter.
  • Diare ( BAB Lendir )
    • Sudah banyak studi kasus tentang usus buntu ini, dari  studi kasus usus buntu yang diderita seseorang, rasa sakit perut ( Ingin BAB / Mules) juga disertai dengan diare ( Sering BAB). Kotoran yang dikeluarkannya pun berbentuk lendir. Tandanya bahwa ada yang tidak biasa dan tidak beres dalam diri anda saat ini, maka dari itu segera hubungi dokter langsung.
#Penyebab Penyakit Usus Buntu
Sebelum terlambat, segera cari tahu gejala dan penyebab dari usus buntu.

Anda harus tahu, penyebab usus buntu yang akhirnya bisa menyerang setiap orang tanpa terkecuali ini, diantaranya yang harus anda tahu adalah :
  1. Infeksi pada usus akibat bakteri ( Infeksi bakteri bisa dari makanan yang anda konsumi)
  2. Adanya penyumbatan pada lapisan lumen (saluran) appendiks yang disebabkan oleh tumpukan tinja/feces yang keras (fekalit) (anda mengalami susah BAB berhari-hari)
  3. Adanya pembesaran atau hyperplasia pada jaringan limfoid ( Diakibatkan bakteri )
  4. Kebiasaan buruk sering mengonsumsi cabai bersama bijinya, atau bisa juga akibat mengonsumsi jambu klutuk ( Jamnbu biji ) langsung dengan bijinya sehingga sulit dicerna tubuh. Makanan yang sulit dicerna ( biji cabai dan biji jambu) menjadi sampah dalam usus dan mempermudah bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan infeksi yang berujung pada usus buntu.
  5. [ Peristiwa langka ] Adanya cacing yang masuk kedalam usus buntu sehingga menyebabkan penyakit usus buntu. Hal ini bisa saja terjadi ketika anda mengkonsumsi makanan secara tidak sehat atau sembarangan.
#Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Usus Buntu
Pada umunya seperti yang sudah tertera di atas tadi, bahwa penyembuhan usus  buntu adalah tindakan operasi, namun ada sedikit Tips Penyembuhan atau Pencegahan Dari Memo Sehat Saqee tentang Cara Mengobati Usus Buntu, yakni dengan melakukan hal in, diantara :
Membuat Ramuan Pengobatan Usus Buntu,
Bahan-bahan :
  • Segelas air panas
  • 2 ruas kunyit
  • 2 sdm air perasan jeruk nipis
  • Gula merah secukupnya, dan
  • Garam dapur secukupnya
Cara membuat ramuan:
  1. Bersihkan dan kupas kulit kunyit, cuci dan parut semuanya.
  2. Ambil ekstrak kunyit dengan memeras setiap ruas kunyit yang sudah diparut agar sarinya keluar, dan pisahkan sarinya pada sebuah wadah. 
  3. Pisahkan dedak kunyit dengan diamkan beberapa menit sampai sari kunyit mengendap.
  4. Gunakan air bening (bukan yang mengendap) dengan cara diminum sehari sekali selama 7 hari berturut-turut. Sebelum meminum, pastikan untuk mencampur semua bahan yang belum diolah pada ramuan.
Ya, begitulah artikel mengenai Usus Buntu Tidak Harus Selalu Berakhir Operasi dari memo sehat Saqee, mudah - mudahan bisa bermanfaat untuk anda semua. Lakukan aktifitas yang baik dan menjaga makanan apapun itu yang akan kita konsumsi harus jauh dari mengundang penakit Usus Buntu ini.

0 Response to "Usus Buntu Tidak Harus Selalu Berakhir Operasi"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.