Ketahuilah Penyebab Mata Buta Warna yang Mengintai Anda Saat Ini

Ketahuilah Penyebab Mata Buta Warna yang Mengintai Anda Saat Ini
Ilustrasi Test Mata
Memosaqee - Jika kamu terbiasa menatap layar ponsel selama berjam-jam hanya untuk bermain game online atau mengakses media sosial, sebaiknya hentikan kebiasaan itu mulai dari sekarang. Kamu tentu nggak mau, kan, membuat berbagai masalah kesehatan antri di masa depan? Salah satunya seperti yang terjadi pada Liu, seorang remaja asal Kaohsiung, Taiwan yang mengalami buta warna akibat menghabiskan waktu 10 jam sehari untuk bermain ponsel.

Bagaimana ponsel bisa menjadi penyebab mata buta warna, seperti yang dialami Liu?

Remaja Mengalami Buta Warna Karena Penggunaan Ponsel yang Berlebihan
Liu, remaja berusia 16 tahun yang harus menanggung resiko buta warna akibat kebiasaan buruknya, yakni memainkan ponsel tanpa batas waktu, bahkan dalam ruangan yang kondisinya gelap sekali pun. Kejadian itu berlangsung ketika ia menikmati liburan musim panas.

Saat liburan berakhir, ia tiba-tiba tidak bisa membedakan warna lampu lalu lintas. Hal itu membuatnya hampir tertabrak kendaraan ketika hendak menyeberang jalan. Remaja asal Taiwan itu mengaku tidak mengetahui jika yang menyala adalah lampu merah, sebelum kemudian ditarik oleh saudaranya.
Baca Juga :
Tapi, Liu masih beruntung karena ia segera menyadari gangguan mata tersebut. Dokter mata yang menanganinya menjelaskan bahwa Liu mengalami buta warna karena terkena paparan sinar biru atau blue light dari layar LED ponselnya secara konstan. Paparan itu membuat sel-sel di mata Liu rusak serta menjadi penyebab mata buta warna jenis Deuteranomalia atau tidak bisa membedakan warna merah dan hijau.

Setelah memperoleh perawatan yang serius, kondisi mata Liu perlahan mulai membaik. Namun, dokter menyarankan supaya ia membatasi penggunaan ponsel, maksimal 5 jam sehari.

Penyebab Mata Buta Warna Selain Pemakaian Ponsel yang Terlalu Sering
Buta warna merupakan kondisi di mana kemampuan mata dalam membedakan warna menurun. Pada dasarnya, mata mempunyai sel-sel syaraf nan mengandung pigmen yang bereaksi terhadap cahaya dan warna. Sel tersebut memiliki 3 pigmen yang berfungsi untuk mendeteksi warna merah, biru dan hijau. Nah, pada orang yang menderita buta warna, fungsi sel-sel itu terganggu, sehingga mata kesulitan membedakan warna tertentu (buta warna parsial) atau semua warna (buta warna total).
Selain penggunaan gadget, buta warna juga bisa disebabkan oleh hal-hal berikut:

Faktor Genetik
Genetik atau keturunan merupakan penyebab mata buta warna yang paling umum. Orang tua yang punya riwayat buta warna berpotensi mewariskan kelainan genetika yang ia bawa pada sang anak. Sehingga, anak pun lahir dengan kondisi serupa. Dalam hal ini, peluang wanita untuk menurunkan penyakit tersebut pada anak lebih besar dibanding pria. Sebab, wanita lah yang biasanya membawa kelainan genetik itu.

Menderita Glaukoma
Glaukoma adalah suatu kelainan yang menyebabkan syaraf optik rusak, sehingga menghambat pengiriman informasi dari mata ke otak. Kondisi tersebut bisa terjadi jika tekanan pada bola mata meningkat akibat terganggunya sistem aliran cairan mata atau aqueous humour yang berguna untuk menjaga bentuk mata, membersihkan kotoran pada mata serta memasok nutrisi.

Mengalami Neuritis Optik
Neuritis Optik atau Optic Neuritis (ON) ialah gangguan penglihatan yang disebabkan oleh peradangan pada syaraf optik karena adanya infeksi atau penyakit syaraf, seperti multiple sclerosis dan neuromyelitis optica. Kondisi ini mengakibatkan mata terasa nyeri, terutama jika digerakkan dan salah satu mata menjadi buram.

Degenerasi Makula
Degenerasi Makula atau Age-related Macular Degeneration (AMD) merupakan gangguan penglihatan yang umumnya dialami oleh orang tua. AMD menyebabkan penderita kehilangan penglihatan sentral, sehingga berpengaruh pada kemampuan mereka dalam membaca, menulis, menyetir serta mengenali wajah orang. Selain itu, penderita AMD juga akan kesulitan melihat di ruangan dengan cahaya yang redup.

Retinopati Diabetik
Atau yang dikenal juga dengan Diabetic Retinopathy adalah gangguan penglihatan yang dialami oleh penderita diabetes. Kondisi tersebut merupakan kompikasi dari penyakit diabetes, baik tipe 1 maupun 2, yang menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah pada bagian retina. Penderita akan kehilangan penglihatan secara bertahap dan kesulitan membedakan warna. Jika tidak segera ditangani, Retinopati Diabetik bisa mengakibatkan kebutaan, loh!

Katarak
Penyebab mata buta warna yang terakhir, selain karena pemakaian ponsel yang berlebihan adalah menderita penyakit katarak. Katarak sendiri ialah kondisi di mana terdapat gumpalan putih yang menyerupai awan nan menyebabkan lensa mata menjadi buram. Kondisi ini membuat lensa mata tidak dapat men-transfer gambar yang  jelas ke retina mata, sehingga penglihatan penderita menjadi kabur. Katarak umumnya dialami oleh orang yang telah lanjut usia.

Buta warna adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Tapi, penderita bisa melatih diri untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut. Sehingga, rutinitas mereka bisa tetap berjalan normal. Berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, sesuai dengan tipe dan penyebab mata buta warna yang diderita.

0 Response to "Ketahuilah Penyebab Mata Buta Warna yang Mengintai Anda Saat Ini"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.