Kenali 10 Penyebab Berkeringat Saat Tidur, Pertanda ada Penyakit Serius

Kenali 10 Penyebab Berkeringat Saat Tidur, Pertanda ada Penyakit Serius
Ilustrasi : Pria yang sedang Kebingungan
Memosaqee - Pernah nggak kamu keringetan pas bangun tidur, padahal AC kamarmu nyala dan berfungsi dengan normal? Suhu kamarmu juga ideal buat tidur, yakni antara 15-21OC, sesuai saran penulis sekaligus sleep specialist, W. Christopher Winter, M.D. Kamu juga nggak memakai
piyama berbahan flannel dan sejenisnya yang tidak menyerap keringat.

Terus, apa, dong yang jadi penyebab berkeringat saat tidur selain itu?

Penyebab Tubuh Berkeringat Saat Tidur
Mekanisme pengeluaran keringat ada dua. Pertama, termoregulasi, yakni saat keringat digunakan untuk menurunkan suhu inti tubuh. Semisal, saat kamu habis berolahraga beberapa jam sebelum tidur. Kedua, nontermoregulasi, yaitu diakibatkan oleh kondisi medis tertentu. Nah, mekanisme inilah yang umumnya menyebabkan kita berkeringat pada saat tidur.
Apa saja kondisi medis yang kemungkinan jadi penyebab kamu berkeringat ketika tidur?

Kadar Gula Darahmu Rendah
Kondisi ini juga dikenal dengan istilah hipoglikemia dan kerap dialami oleh penderita diabetes tipe 1. Seperti yang kita tahu, glukosa atau gula darah merupakan sumber energi bagi tubuh. Jumlah glukosa yang diperlukan sebelum tidur adalah 100-140 mg/dL. Bila kurang dari itu, tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan keringat. 
Baca Juga :
American Diabetes Association mengatakan respon itu dipicu oleh keluarnya hormon adrenalin (epinefrin) yang dapat mengaktifkan kelenjar keringat.

Menderita Penyakit Tiroid
Sesuai namanya, penyakit ini menginvasi kelenjar tiroid, bagian tubuh yang bertugas melepaskan hormon pengatur aktifitas sel-sel tubuh. Ia membuat kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif atau sebaliknya. Nah, jenis penyakit tiroid yang jadi penyebab kamu berkeringat di malam hari adalah hipertiroidisme, yakni saat kelenjar terlalu aktif.

Gejalanya antara lain, nafsu makan meningkat, penurunan berat badan tanpa disengaja dan jantung berdebar-debar.

Mengalami Infeksi
Penyebab berkeringat saat tidur berikutnya adalah infeksi, seperti tuberkulosis, endokarditis (peradangan jantung), osteomyelitis (infeksi tulang),brucellosis (infeksi dari binatang) dan abses. Maka, bila kamu berkeringat di malam hari selama lebih dari seminggu, usahakan segera berkonsultasi dengan dokter.

Mengalami Sleep Apnea
Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyebabkan napas penderitanya terhenti ketika sedang terlelap. Kondisi ini terjadi karena adanya jaringan yang menghambat keluar-masuknya udara pada saluran pernapasan.

Sebetulnya, penderita sleep apnea yang mengeluhkan masalah berkeringat saat tidur cukup jarang terjadi. Tapi, mereka yang tidak mendapatkan penanganan dengan baik sering mengalaminya. Keringat berlebih setidaknya keluar sebanyak tiga kali tiap malam.

Menderita Kanker
Berkeringat di malam hari ternyata bisa jadi gejala penyakit kanker, loh, terutama kelenjar getah bening atau limfoma. Beberapa gejala lain yang mengiringinya, yaitu tubuh mudah lelah, berat badan menurun, keluar darah dari urine dan kotoran, nyeri tulang serta napas tersengal-sengal. Apabila kamu mengalami peradangan di sekitar ketiak, leher dan pangkal paha, periksakan ke dokter dengan segera.

Punya Masalah Hyperhidrosis
Hyperhidrosis atau keringat berlebih, menurut AAD (American Academy of Dermatology) bisa terjadi ketika kamu sedang tidur. Tapi, hanya muncul di bagian tubuh tertentu, seperti kepala, telapak tangan, ketiak dan kaki. Kondisi ini disebabkan karena kelenjar keringat bekerja secara aktif tanpa sebab.

Menopause
Menurut penelitian dari Endocrinol Metab Clin North Am, 85% wanita melaporkan bahwa mereka mengalami demam disertai keringat ketika menopause, terutama di malam hari. Hal ini dikarenakan kadar hormon estrogen dan progesteron tidak seimbang.

Kedua hormon tersebut memang dikenal dapat mempengaruhi suhu tubuh. Sehingga, tidak mengherankan apabila para wanita kerap merasakan panas hingga berkeringat di malam hari saat mereka menopause atau disebut juga dengan hot flashes.

Tubuh Mengalami Perubahan Hormon
Salah satu penyebab berkeringat saat tidur, terutama bagi perempuan adalah kadar hormon estrogen yang naik-turun. Kondisi ini bisa terjadi apabila kamu sedang mens, hamil atau mengalami tanda-tanda menopause.

Mengonsumsi Obat-obatan Tertentu

Beberapa obat emang punya efek samping berupa keluarnya keringat saat malam hari. Contohnya, seperti antidepresan, aspirin, steroid, obat diabetes dan semacamnya.

Mengalami Gangguan Kecemasan
Nggak cuma gangguan secara fisik aja yang bisa bikin tubuh kamu berkeringat ketika tidur. Gangguan kecemasan juga dapat menjadi penyebabnya. Kecemasan emang sering muncul saat malam tiba. Membuat pikiranmu tidak terkendali, stress hingga susah tidur.
Studi yang dilakukan The International Hyperhidrosis Society menunjukkan bahwa jika kita cemas dan gelisah, tubuh akan menghasilkan keringat serta mengeluarkannya lewat kulit kepala, ketiak dan pangkal paha.

Selain itu, berkeringat saat tidur juga bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti mengonsumsi makanan pedas, minuman panas dan berolahraga menjelang tidur. Untuk menghindarinya, jangan lakukan hal-hal tersebut sebelum tidur.

Penyebab berkeringat saat tidur emang nggak selalu karena kondisi-kondisi di atas. Tapi, sebaiknya kamu waspada bila hal itu terjadi terus-menerus tanpa sebab yang jelas. Disarankan untuk berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

0 Response to "Kenali 10 Penyebab Berkeringat Saat Tidur, Pertanda ada Penyakit Serius"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.