Inilah Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut


Mesjid Agung Garut Kidul
Memosaqee - ( 15/04 ) Inilah Informasi penting bagi pemudik dan kerabat Pemudik yang ada di Garut untuk bisa menyampaikan Informasi kepada pemudik yang akan pulang kampung ke wilayah Garut. Informasi penting ini mengenai Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut disaat terjadinya Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) dalam rangka Mencegah Penyebaran Covid-19.
Baca Juga :
▪ Pola Hidup yang Wajib Dicoba
▪ Makanan Kalsium Tinggi Membantu Pertumbuhan
▪ Mulai Lakukan "Healty Eating" saat di Rumah Saja
▪ Jarang diketahui Khasiat dari Kebiasaan Ini
▪ Sering Dikonsumsi namun Tidak Tahu Manfaatnya
▪ Jangan Asal Gaya, ketahui dulu ini baru boleh Gaya
Ada pun informasi penting yang harus Pemudik ketahui agar bisa pulang ke kampung halamannya adalah informasi mengenai Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut.
Sampai saat ini, data pemudik yang sudah masuk ke Wilayah Garut semakin besar dan bertambah setiap harinya, data teraktual menyebutkan bahwa sudah menjapai 2 ribu pemudik yang kembali ke kampung halamannya di Garut. Pendataan ini masih terus dilakukan oleh kepala daerah Bupati Garut, Pak Rudy Gunawan yang menunjuk para Camat dan Kades yang ada di seluruh Kabupaten Garut ini. Dari data yang didapat memang kedatangan Pemudik yang kembali ke Garut ternyata datang lebih awal dan menunjukkan data bahwa banyak sekali warga Garut yang kembali dari luar Garut.

Permasalahannya adalah, kedatang para pemudik ini sama sekali tidak kita ketahui kapan mereka datang ke Garut. Dari hasil wawancara beberapa orang pemudik ternyatamereka datang untuk pulang ke Garut pada dini hari saat jalanan lenggang. Salah satu pemudik mengungkapkan bahwa mereka juga takut di razia ujarnya saat kembali ke Garut. Pemudik juga menjelaskan bahwa bukan hanya razia saja yang kami takuti, tapi ketakutan kami adalah larangan untuk kembali ke Kampung Halaman mereka di Garut.

Dari hasil penelusuran kami pun ternyata pemudik di daerah lain yang ada di Kabupaten Garut ini melakukan hal yang sama, yakni pulang ke Garut ini dengan datang pada saat jam malam sampai dengan dini hari, yang mereka anggap bahwa jam jam itu merupakan jam aman agar terbebas dari Razia bahkan Operasi Covid-19.
Namun, sangat disayangkan tindakan ini justru menyulitkan pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Garut ini. Lalu bagaimana nantinya Pemerintah daerah menghadapi musim mudik pulang ke kampung halaman yang ternyata sudah dimulai dari awal bulan Maret 2020 lalu?


Maka, inilah informasi mengenai Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut yang harus dipatuhi.
Prosedur ini akan muncul dimana pemudik akan memaksakan dirinya untuk masuk ke wilayah Garut, walaupun Pemerintah Pusat, Presiden Jokowi telah melarang mudik di Tahun 2020 ini. Bahkan sudah banyak disear di media apapun itu untuk patuh tidak Mudik.

Himbauan tetaplah menjadi sebuah himbauan yang dibuat lalu diabaikan oleh sebagian orang, ya, berarti akan ada pemudik yang nekad kembali ke kampung halamannya, termasuk saudara anda yang akan berencana mudik ke Garut.

Nah untuk itu, bisa disampaikan beberapa Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut yang harus dipatuhi dan dijalankan oleh para pemudik yang hendak nekad masuk ke Wilayah Garut.

Prosedur ini akan dikaji oleh beberpa pengurus kepentingan agar Penyebaran Covid-19 ini tidak semakin parah masuk ke Wilayah Garut.

Perlu diingat bahwa prosdur ini merupakan prosedur standar yang sudah dilakukan di beberapa daerah yang sudah menerapkan status PSBB di Zona merah dan kota-kota yang memiliki tingkat Positif Covid-19.

Prosedur yang diterpkan adalah diantaranya :
  1. Pengguna Kendaraan Pribadi harus Diperiksa Oleh Tim Kesehatan yang ada di Posko yang rencananya akan dibuat saat diperlukan, posko ini akan ditempatkan di titik pemantauan Arus Mudik. ( Lokasinya akan berada di setiap perbatasan masuk ke Wilayah Garut )
  2. Memeriksa suhu tubuh masing-masing penumpang oleh tim Kesehatan disertai pengecekan identitas penduduk.
  3. Mengisi formulir mengenai data asal daerah dan daerah yang akan dituju.
  4. Setiap penumpang akan diambil photonya untuk identifikasi lebih lanjut apabila terjadi hal yang tidak diingkan.
  5. Menunjuk salah satu penumpang atau Kepala Keluarga agar dimintai nomor telepon yang bisa dihubungi. Memberikan minimal 2 nomor telepon.
  6. Mengisi sebuah formulir berupa komitmen untuk berdiam diri dan mengisolasi diri sampai 14 hari di rumah.
  7. Berkehendak dinyatakan sebagai ODP Covid-19 dan Karantina Diri sesuai point 6 di atas.
  8. Menjalankan Sosial Distancing dan Pola Hidup Sehat saat berada dan telah kembali di Garut.
Point - point di atas berupa prosedur yang siap ditinjau untuk dilakukan perubahan atau dimodifikasi apabila ada yang perlu dilakukan penambahan atau pun pengurangan point. Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut ini perlu disampaikan kepada rekan kita di luar Garut yang hendak masuk ke Wilayah Garut. Dan bersiap dengan segala peraturan dan prosedur yang akan diterapkan.

Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut ini diterapkan bukan untuk memberikan suatu ketakutan atau peraturan yang harus dipatuhi, melainkan lebih dari hal itu yang mana Pemudik harus lebih syang kepada orang yang ada di Kampung halamannya, disana ada orang tua kita, anak kita, istri kita bahkan saudara-saudara kita yang kehidupannya juga kesehatannya akan terancam apabila kita tidak mematuhi prosedur tersebut.
Demikian informasi mengenai Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk dishare kepada kerabat kita yang akan pulang Kampung ke Garut ini.

0 Response to "Inilah Prosedur Mudik Masuk Ke Wilayah Garut"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.