Inilah Gaya Hidup Orang Jepang Agar Panjang Umur


Inilah Gaya Hidup Orang Jepang Agar Panjang Umur
Seorang Lansia 92 tahun di Jepang
Memo Sehat Saqee - Pernah nonton acara televisi Jepang atau berkunjung ke negaranya langsung? Tentu kamu menemukan, paling tidak sekali, lansia yang masih terlihat awet muda. Mereka masih bisa berjalan kaki dengan tegak, mengangkat benda berat tanpa mengalami kesulitan dan bekerja dengan gesit. 
Kok bisa gitu, ya? Apa kunci panjang umur orang Jepang yang membuat mereka tetap segar-bugar di usia senja?

Rahasia Orang Jepang Bisa Panjang Umur
Jepang tak hanya terkenal karena negaranya yang maju, melainkan angka harapan hidupnya yang tinggi, yakni mencapai 83,89-100 tahun. Kontras banget dengan angka harapan hidup penduduk Indonesia yang cuma 69,19 tahun.
Selain berumur panjang, orang tua di negara tersebut termasuk golongan yang paling sehat serta produktif di dunia. Bayangkan, ada 7,7 juta warga senior Jepang yang sampai sekarang masih aktif bekerja, baik di kantor-kantor pemerintahan maupun berkebun di ladang sendiri. Mereka juga masih fit dan jarang sakit.

Apa, sih, rahasianya? Berikut gaya hidup dan pola makan yang orang Jepang terapkan supaya panjang umur dan awet muda:

Rajin Mengonsumsi Sayuran
Umumnya, masakan Jepang mengandung berbagai macam sayuran, seperti acar Tsukemono yang terbuat dari terung, lobak serta buah plum. Sayuran lain yang banyak dikonsumsi, yaitu bayam, kubis, wortel, tomat, mentimun, paprika hijau, ubi, kentang hingga bawang.
Secara tradisional, menu makanan orang Jepang terdiri atas nasi, sayuran dan ikan laut. Terkadang mereka juga menambahkan jamur, rumput laut dan natto atau kedelai fermentasi sebagai variasi. Selain itu, mereka suka makan kacang edamame sebagai camilan.

Menghindari Makanan Olahan
Kunci panjang umur orang Jepang berikutnya adalah menjaga asupan makanan. Mereka lebih suka mengonsumsi produk makanan segar, seperti sayur dan buah musiman, dibanding makanan olahan. Jenis makanan tersebut sebisa mungkin mereka hindari.
Nggak hanya itu, orang Jepang juga selalu menyantap makanan laut. Salah satu kuliner tradisional asal Negeri Matahari terbit yang terbuat dari ikan segar nan kaya akan nutrisi adalah washoku. Selain ikan, dalam satu set menu makanan yang masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO tersebut terdapat nasi, sup, daging dan sayuran yang diolah dengan berbagai metode, seperti direbus, dikukus, ditumis, digoreng atau dibakar.

Memasak Makanan dengan Cara yang Sehat
Makanan Jepang biasanya dimasak dengan berbagai metode, antara lain dipanggang, dikukus, difermentasi dan slow-cooking atau dimasak dengan lambat. Variasi tersebut bikin kandungan gizi, seperti mineral dan vitamin pada makanan tidak hilang.

Di samping metode yang telah disebutkan, beberapa makanan Jepang juga ada yang dimasak dengan cara digoreng, seperti katsu atau tempura. Tapi, orang Jepang umumnya menyantap hidangan itu bersama acar lobak, sup sayuran dan natto. Nah, kombinasi makanan yang nggak monoton inilah yang membuat mereka tetap sehat meski usianya tidak muda lagi.

Menghidangkan Makanan dalam Porsi Kecil
Beda dengan sebagian orang Indonesia yang lebih suka makan dalam porsi besar, orang Jepang justru kebalikannya. Mereka terbiasa menyuguhkan makanan, baik nasi, lauk, sup atau sayuran dalam wadah kecil. Mengendalikan porsi makan udah diajarkan pada mereka sejak dini dan merupakan bagian dari etiket tradisional Jepang.
Kebiasaan makan di piring atau mangkuk kecil, tidak mengisi piring sampai full dan tidak makan secara berlebihan ini sesuai dengan pepatah Jepang, ‘hara hachi bu’, yang artinya makanlah hingga kamu merasa sudah 80% penuh.

Mengonsumsi Teh Hijau
Jepang adalah negara yang paling banyak mengonsumsi bubuk teh hijau alias matcha. Seperti yang kita tahu, teh hijau kaya akan kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Manfaatnya, yakni meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah kelebihan kadar kolesterol dalam darah dan menurunkan resiko kanker serta penyakit kardiovaskular.
Selain itu, antioksidan yang terdapat pada teh hijau mampu mengurangi radikal bebas, sehingga bisa memperlambat penuaan sel dan melindungi membran sel serta DNA.
Teh hijau sendiri biasa diminum di pagi atau sore hari. Mereka juga sering menyajikannya ketika ada tamu atau jamuan khusus.

Terbiasa Berjalan Jauh
Di Indonesia, orang terbiasa pergi ke mana-mana dengan kendaraan pribadi. Bahkan, ke swalayan yang letaknya tidak ada 500 meter saja, kita lebih suka mengendarai sepeda motor. Kebiasaan ini berbanding terbalik dengan yang dilakukan oleh orang Jepang. Setiap hari, mereka terbiasa berjalan jauh, misal dari rumah ke stasiun kereta api untuk berangkat kerja atau ke sekolah.
Menurut penelitian, rutin berjalan kaki dapat meningkatkan angka harapan hidup. US National Cancer Institute menemukan bahwa bila kita tetap aktif secara fisik di atas usia 40 tahun, maka angka harapan hidup akan bertambah hingga 2-7 tahun lebih lama.
Selain itu, di Jepang sendiri, olahraga nggak memandang usia. Mereka bakal terus berolahraga selama masih sanggup. Jadi, jangan heran kalo kamu nemuin para lansia yang lagi bersepeda, senam atau lari di taman kota ketika berkunjung ke Jepang.

Terobsesi dengan Kebersihan
Jepang merupakan salah satu negara terbersih di dunia. Hal itu dikarenakan penduduknya sangat terobsesi dengan kebersihan. Sehingga, wajar bila kesehatan mereka amat terjaga. Salah satu contohnya adalah mereka mempunyai kebiasaan mandi sehari dua kali atau lebih ketika musim panas tiba.
Kultur Jepang sendiri sebagian besar berasal dari tradisi Shinto, yang mana ajaran utamanya ialah konsep pemurnian. Agama tersebut memang sangat menghargai kemurnian. Bahkan, setiap orang yang hendak memasuki kuil Shinto saja diharuskan untuk mencuci tangan dan wajah terlebih dulu. Kebersihan dikaitkan dengan moral yang baik bagi orang Jepang.
Inilah Gaya Hidup Orang Jepang Agar Panjang Umur Memo Saqee
Pasar di Okinawa Jpeang yang terlihat Bersih
Panjang umur tentu menjadi harapan dari semua orang. Apalagi bila tetap terlihat sehat dan bugar di hari tua. Kamu juga bisa, kok! Nggak perlu dengan cara yang aneh-aneh, seperti melakukan ritual atau meminum ramuan tertentu. Cukup praktikkan kunci panjang umur orang Jepang di atas aja. Nggak cuma bikin kamu awet muda doang, namun juga bermanfaat bagi kesehatanmu.

0 Response to "Inilah Gaya Hidup Orang Jepang Agar Panjang Umur"

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.