Gejala Cachexia Mengakibatkan Hilangannya Berat Badan Secara Drastis

Gejala Cachexia Mengakibatkan Hilangannya Berat Badan Secara Drastis
Ilustrasi : Kurus Tinggal Tulang
Memosaqee - Saat kondisi kesehatan lagi kurang baik, biasanya berat badanmu akan turun. Itu disebabkan karena ketika sakit, kamu bakal kehilangan nafsu makan. Makanan seenak apapun tidak akan membuatmu tertarik. Hilangnya nafsu makan akibat kondisi tubuh tidak sehat dipicu oleh produksi hormon sitokin.
Jika kamu hanya kehilangan berat badan 1-2 kg, masih tergolong wajar. Tapi, bila berat badanmu turun secara drastis hingga membuat penampilan kamu jauh berbeda dari sebelumnya, padahal tidak sedang melakukan diet ketat, patut diwaspadai. Bisa jadi kamu sedang mengalami kondisi tertentu, salah satunya Cachexia. Ketahui penyebab dan gejala cachexia lebih lanjut, yuk!

Pengertian Cachexia
Cachexia. Mungkin kamu masih asing dengan istilah ini. Cachexia atau Kakeksia adalah suatu kondisi di mana berat badan dan massa otot mengalami penurunan yang serius. Kelainan yang dikenal pula dengan wasting syndrome ini menyebabkan penderita lelah, lemah, kehilangan nafsu makan serta mengalami pengecilan otot nan tidak seimbang.
Penurunan berat badan akibat Cachexia berbeda dengan kondisi serupa yang terjadi pasca diet. Saat kamu dengan sengaja mengatur pola makan dan memperbanyak olahraga, lemak berlebih dalam tubuhmu akan terbakar. Sehingga, kamu pun jadi lebih kurus, tapi tetap bertenaga. Massa ototmu juga tidak akan berkurang.

Berbeda dengan jika kamu menderita Cachexia. Kamu akan kehilangan lemak dan massa otot, meskipun tidak mengurangi asupan makan. Akibatnya, kamu jadi makin lemah serta sulit menaikkan berat badan kembali.

Cachexia sangat erat hubungannya dengan kanker. Hal ini dikarenakan umumnya penderita kanker, terutama kanker paru-paru, pankreas dan lambung mengalami penurunan berat badan yang serius. Setengah dari penderita kanker tersebut mengalami penurunan berat badan, sedangkan sepertiga di antaranya kehilangan 5% berat badan mereka.

Diketahui, ada 9 juta orang di dunia yang menderita Cachexia. Kondisi ini banyak ditemukan di negara-negara maju, seperti Amerika, Eropa serta Jepang.

Penyebab Cachexia

Nah, kita sampai pada pembahasan mengenai penyebab dan gejala Cachexia. Hingga sekarang, penyebab Cachexia masih belum diketahui. Tapi, beberapa peneliti menyebutkan bahwa ada kaitan antara kondisi tersebut dengan TNF- α (tumor nekrosis faktor alfa), IL-6 (interleukin 6) dan IFN-γ (interferon gamma). Riset menunjukkan, TNF- α dapat memicu penipisan jaringan dan otot.
Di samping itu, Cachexia juga bisa terjadi pada penderita kanker, penyakit paru-paru kronis, penyakit ginjal kronis, penyakit Crohn, gagal jantung, Parkinson dan masih banyak lagi. Kaitan antara penyakit-penyakit berat tersebut dengan Cachexia masih belum jelas. Tapi, para peneliti meyakini sitokin inflamasi merupakan pemicunya.

Gejala Cachexia
Cachexia membuat penderita mengalami penurunan bobot dan massa otot yang parah. Umumnya mereka memiliki kadar albumin dan sitokin inflamasi yang tinggi. Selain itu, IMS (indeks massa tubuh) mereka kurang dari 20% dan kadar lemak dalam tubuh mereka kurang dari 10%. Penderita Cachexia juga kehilangan 5% dari berat badan mereka selama setahun terakhir.
Secara umum, gejala Cachexia yang dirasakan penderita adalah berkurangnya kekuatan otot, tubuh terasa lelah, kehilangan nafsu makan, pembengkakan pada pergelangan kaki, infeksi dan kualitas hidup menurun.

Resiko kematian bisa meningkat pada orang yang menderita Cachexia dalam jangka waktu lama. Sebab, mereka akan terus-menerus kehilangan lemak serta otot yang diperlukan tubuh guna menyimpan cadangan makanan dan glukosa. Jika tubuh tidak mendapatkan kedua asupan nutrisi tersebut, organ-organ yang ada di dalamnya bisa mati.

Untuk sekarang, belum ada pengobatan khusus guna menyembuhkan Cachexia. Penderita hanya bisa mencegah agar kondisi tersebut tidak semakin parah dengan meningkatkan kualitas hidup mereka. Caranya, yaitu rutin berolahraga dan mengatur pola makan, mengonsumsi obat penambah nafsu makan dan suplemen gizi serta menjaga suasana hati.

Tapi, melihat penyebab dan gejala Cachexia di atas, melakukan diet dan olahraga saja tidak cukup. Oleh karenanya, disarankan untuk menjalani perawatan paliatif supaya kualitas hidup penderita meningkat.

0 Response to "Gejala Cachexia Mengakibatkan Hilangannya Berat Badan Secara Drastis "

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak sesuai isi dari artikel yang telah anda baca di blog ini.